in ,

Bekerja Keras dalam Pandangan Islam itu Seperti Apa?

Bekerja Keras dalam Pandangan Islam-min
Bekerja Keras dalam Pandangan Islam-min

Bekerja Keras dalam Pandangan Islam, berikut ini beberapa pemahaman tentang kerja keras yang perlu kalian ketahui

Jingga.NET, Bekerja Keras dalam Pandangan Islam — Sedikit cerita yang bisa memberikan kita semangat dan motivasi agar kita tetap gairah dan semangat dalam melaksanakan sesuatu serta selalu bekerja keras.

Seperti apa sih gambarannya!

Coba kalian baca dengan seksama bagaimana sebenarnya ‘kerja keras’ itu sanagt diperlukan. Tak usah berpangku tangan dan berusahalah!

….Berikut ini kisah yang bisa kamu ambil hikmahnya tentang kerja keras.

Kalian ingat kan dengan kisah RasulullahSAW yang kala itu melakukan hijrah. Sesampainya Rasulullah saw dan kaum Muhajirin di Madinah, agenda yang Beliau prioritaskan adalah memperat tali persaudaraan (muakhah) antara Muhajirin dan Anshar.

Ikatan kuat inilah yang mendasari kerukunan, kasih sayang, serta berlomba- lomba untuk melakukan kebaikan dengan pengorbanan harta benda, jiwa, dan raga.

Hal ini mereka tumpahkan hanya untuk mengharapkan keridhoaan-Nya. Bahkan, kaum Anshar senantiasa mengutamakan kaum Muhajirin, sekalipun mereka dalam keadaan susah (QS 59:9).

Terdengarlah pada saat itu, Abdurahman bin ‘Auf dari Muhajirin dipersaudarakan dengan sahabat Sa’ad bin Rabi’.

Sa’ad bin Rabi’ adalah salah seorang konglomerat Madinah. Sa’ad mempersilakan kepada Abdurrahman untuk mengambil apa saja yang ia inginkan untuk memenuhi kebutuhannya.

Abdurrahman bin ‘Auf selaku seorang sahabat yang juhud, wara’, jujur, serta baik akhlaknya tidak serta-merta mengabulkan permohonan saudaranya ini.

Ia tidak mau menerima sesuatu tanpa didasari oleh usaha dan kerja keras untuk mendapatkannya.

Oleh karenanya, Abdurrahman meminta kepada Sa’ad untuk mengantarkannnya ke pasar.

Kepiawaian berdagang yang ia miliki tidak disia-siakannya. Ia tidak hanya berpangku tangan untuk mendapatkan belas kasih orang lain, selagi masih ada kemampuan untuk berusaha.

Tidak lama kemudian, karena sifatnya yang jujur, ulet, serta kerja keras, akhirnya ia pun menjadi pedagang yang sukses, sehingga ia menjadi seorang konglomerat yang dermawan, serta senantiasa menginfakkan hartanya demi keberlangsungan dakwah.

Dari kisah tersebut, kita bisa memetik hikmah, di tengah-tengah himpitan krisis ekonomi yang berkepanjangan ini.

Bangsa Indonesia sangat membutuhkan semangat Abdurahman bin ‘Auf-Abdurahman bin ‘Auf yang baru guna menyegarkan dan menghidupkan bangsa ini, sehingga mampu mengembalikan identitas bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat di mata dunia.

Halaman: 1 2

Kode Redeem 23 Oktober 2020

Full Kode Redeem 23 Oktober 2020 dan Cara Menukar Kode Redeem Free Fire

Lowongan Kerja Karyawan Toko Lagoena Pekanbaru

Lowongan Kerja Karyawan Toko Lagoena Pekanbaru Terbaru